WhatsApp Business API: Solusi Efektif untuk Komunikasi Bisnis

WhatsApp API

WhatsApp Business API nyatanya masih menjadi sesuatu yang asing di kalangan pebisnis di Indonesia. Padahal, keterbatasan akses device yang ditemui bisnis ketika menggunakan WhatsApp Business biasa, dapat diatasi dengan beralih ke WhatsApp Business API. Banyak fitur WhatsApp Business API yang bermanfaat bagi bisnis dalam meningkatkan pengalaman komunikasi (conversational experience) digitalnya dengan konsumen.  

Indonesia memiliki potensi digital economy yang sangat prospektif. Dengan tingkat penetrasi internet sebesar 64% dan jumlah penduduk sebesar 175.4 juta, banyak peluang emas yang dapat dimanfaatkan oleh pebisnis untuk menjangkau pasar yang lebih luas. 

Google Insight (2018) juga menyebutkan bahwa saat ini kita memasuki era the Age of Assistance. Artinya, konsumen cenderung memiliki curiosity yang lebih tinggi, demanding, dan impatient dibandingkan sebelumnya. Karakteristik praktis yang melekat dengan era digital menciptakan konsumen dengan kebutuhan proses yang instan dan effortless ketika bertransaksi dengan bisnis. 

Kedua fakta di atas menunjukkan dua hal. Selain peluang ekspansi pasar, hadir tuntutan baru untuk pebisnis. Dimana, pebisnis harus mampu melakukan penyesuaian dan mengakomodasi sistem yang sesuai dengan kebiasaan dan ekspektasi baru konsumen. Bisnis harus mampu memenuhi kebutuhan konsumen dengan prosedur dan saluran komunikasi yang tepat, seperti melalui WhatsApp.

WhatsApp: Aplikasi Pesan Singkat Terpopuler di Dunia

WhatsApp menjadi media pesan singkat yang kerap diminati banyak orang saat berkomunikasi baik dengan keluarga, rekan bisnis, dan sahabat. Faktanya, WhatsApp memang menjadi aplikasi ketiga yang paling banyak digunakan di seluruh dunia, setelah Facebook dan Youtube.

Di Indonesia, WhatsApp menjadi aplikasi mobile dengan pengguna aktif terbesar. Jumlah pengguna WhatsApp di negara kita mampu mengalahkan Facebook dan Instagram yang juga dimiliki oleh perusahaan induk yang sama.

Lebih dari Aplikasi Pesan Singkat Pribadi

WhatsApp awalnya memang diciptakan sebagai aplikasi pesan singkat sederhana yang tidak menginginkan adanya iklan, permainan, atau gimmicks lainnya. Namun, sejak diakuisisi oleh Facebook pada 2014 dengan nilai 19.6 miliar Dollar Amerika Serikat, serta melihat potensi penggunaannya di Afrika, Amerika Latin, dan Asia Tenggara yang dijadikan media alternatif pengganti e-mail marketing, WhatsApp mulai mengekspansi model bisnisnya ke segmentasi yang lebih luas, yakni WhatsApp Business.  

WhatsApp juga cenderung lebih atraktif bagi konsumen mengingat kepraktisannya dan rendahnya bandwidth yang dibutuhkan ketimbang kanal lainnya. 

Lain halnya dengan WhatsApp yang ditujukan untuk penggunaan personal, WhatsApp Business hadir untuk membantu pebisnis dalam berkomunikasi dengan konsumen. Selain aplikasi WhatsApp Business, WhatsApp juga merilis WhatsApp Business API.  

Sudah Familiarkah Anda dengan WhatsApp Business API?

WhatsApp Business bukan lagi menjadi suatu istilah yang asing, mengingat sudah banyaknya toko daring yang mulai menggunakan jenis aplikasi ini untuk berinteraksi dengan konsumen. Tetapi, jika Anda merasa kewalahan karena akun WhatsApp Business Anda hanya dapat diakses melalui 1 perangkat saja, dengan tambahan ekstensi 1 perangkat lainnya (WhatsApp Web), Anda perlu berkenalan dengan WhatsApp Business API. Apakah sebelumnya Anda pernah mengetahui apa itu WhatsApp Business API?

Application Programming Interface (API) merupakan sebuah sistem perangkat lunak yang memungkinkan server untuk menghubungkan dua/ lebih sistem atau aplikasi secara bersamaan. Teknologi ini dikategorikan sebagai back-end development (server-side). Artinya, tidak ada front-end interface dan aplikasi yang dapat dilihat oleh pengguna.

WhatsApp Business API memungkinkan bisnis untuk mengintegrasikan akun WhatsApp-nya ke kanal lain, sehingga dapat diakses melalui 10/ lebih perangkat sekaligus. Dengan demikian, bisnis dapat menambahkan lebih banyak agent Customer Service yang menangani pesan konsumen di akun WhatsApp, sehingga dapat mengatrol tingkat responsivitasnya secara aman dengan enkripsi end-to-end. Bisnis tidak perlu lagi khawatir dengan kemungkinan konsumen yang komplain atau bahkan beralih ke merk lain akibat terlalu lama menunggu pesannya dibalas.

Manfaat Menggunakan WhatsApp API

Tidak hanya berperan sebagai media messaging bisnis pada umumnya, WhatsApp Business API juga dapat dimanfaatkan sebagai Customer Retention Tool. Secara fungsi, aplikasi ini dapat disandingkan dengan e-mail marketing maupun kanal komunikasi lainnya. 

Mengapa demikian?

Pertama, WhatsApp Business API dapat memfasilitasi bisnis Anda dalam membangun brand presence bisnis. Caranya, dengan menghadirkan fitur katalog, profil dan lencana bisnis yang terverifikasi dan dapat terintegrasi dengan website; back-end system; dan booking back-end system, serta notifikasi untuk segala keperluan pelanggan Anda. Seluruh fitur ini dirancang agar bisnis Anda mampu memberikan customer journey yang simpel dan berkesan. 

Kedua, Anda dapat memanfaatkan WhatsApp Business API sebagai Customer Service Support Tool. Tetapi, manfaat ini baru dapat berjalan secara maksimal ketika bisnis mengintegrasikan WhatsApp Business API dengan chatbot solutions yang mendukung fitur auto-response. Bisnis dapat membangun interaksi dua arah ke banyak konsumen secara efektif dan efisien, termasuk saat chat konsumen masuk di luar jam operasional.

Terakhir, WhatsApp Business API sangat suportif dalam menciptakan profil bisnis yang kuat dan bebas dari fraud. Dengan melakukan Masking pada akun bisnis Anda, sistem akan otomatis menampikan akun resmi WhatsApp Business Anda dengan tampilan nama bisnis yang dilengkapi dengan label “Akun Bisnis” serta berbagai informasi terkait lainnya seperti halnya: situs bisnis, alamat, jam kerja, dan kanal pengaduan pelanggan. Kelengkapan informasi ini akan meningkatkan brand trust pada profil bisnis Anda. 

Setelah mengetahui berbagai keistimewaan yang diperoleh kala menggunakan WhatsApp Business API, kini giliran bisnis Anda untuk mencobanya secara langsung! Hubungi kami untuk berdiskusi dan menanyakan pertanyaan lebih lanjut di sini.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like