Ekosistem WhatsApp: Yuk Pahami 3 Servisnya!

Ekosistem WhatsApp

Siapa yang tidak kenal dengan WhatsApp, aplikasi layanan pesan instan yang pertama kali diperkenalkan oleh Brian Acton dan Jan Koum pada tahun 2009. Sebelas tahun sejak pertama kali dirilis, kepopuleran WhatsApp melejit dan kini jumlah pengguna WhatsApp per bulan di dunia (MAU) telah mencapai angka 2 miliar per Maret 2020. WhatsApp seakan telah menjadi aplikasi yang wajib ada pada smartphone siapa saja untuk chatting dan komunikasi dengan orang lain.

Ekosistem WhatsApp

Satu pertanyaan yang menarik adalah mengapa WhatsApp bisa menjadi yang paling populer di tengah persaingan dengan aplikasi serupa? Bagi penggunanya, WhatsApp selalu menyediakan keamanan, kepraktisan dalam penggunan, reliability, serta cenderung bersih dari iklan dan bloatware jika dibandingkan dengan yang lain. Fitur basic yang dihadirkan WhatsApp melalui Interface aplikasi yang simpel menjadi daya tarik tersendiri dan pembeda yang ada pada WhatsApp.

Melihat adanya perubahan pada tren di negara berkembang yang mulai secara cepat mengadopsi berbagai teknologi digital terbaru, ditambah banyaknya pelaku bisnis yang telah menggunakan WhatsApp sebagai kanal utama komunikasi dengan konsumen, pada tahun 2018, WhatsApp menambahkan WhatsApp Business App dan WhatsApp Business API ke dalam ekosistemnya. Kedua aplikasi ini ditujukan bagi para pelaku bisnis yang mau mengoptimalkan pengalaman bercakap dengan konsumen. Lalu, mana yang paling cocok bagi Anda dan bisnis Anda? Berikut kami rangkum perbedaan ketiga servis yang dimiliki WhatsApp.

WhatsApp

WhatsApp tentunya merupakan servis yang paling populer dibandingkan kedua adiknya, WhatsApp Business App dan WhatsApp Business API. WhatsApp merupakan aplikasi yang utamanya digunakan untuk menunjang komunikasi dengan teman, keluarga, dan kerabat Anda. Berbagai fitur seperti chat dan call baik personal maupun grup dilengkapi dengan kemudahan dan kenyamanan. Pengguna cukup mencantumkan nomor telepon yang ingin didaftarkan sebelum bisa menggunakan seluruh fitur yang ada pada WhatsApp.

WhatsApp Business App

WhatsApp Business App utamanya ditujukan bagi UMKM yang umumnya memiliki konsumen dan tim dalam jumlah kecil. Sejak perilisannya di tahun 2018, WhatsApp Business App telah menjadi aplikasi yang cukup populer, dengan jumlah unduhan di Google Playstore mencapai lebih dari 100 juta. Ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat karena pada tahun 2019 (satu tahun setelah perilisan), jumlah pengguna baru mencapai 5 juta.

Dalam mendaftarkan bisnis Anda ke dalam WhatsApp Business App, proses yang perlu anda lalui kurang lebih serupa dengan langkah pendaftaran WhatsApp biasa. WhatsApp Business App dapat dengan mudah Anda unduh baik pada Google Playstore maupun App Store pada smartphone Anda secara gratis. Aplikasi tersebut dapat Anda install secara paralel dengan aplikasi WhatsApp biasa yang artinya Anda bisa saja memiliki kedua aplikasi pada satu device .

Sama seperti WhatsApp yang sering kita gunakan, Anda memerlukan nomor telepon untuk mendaftarkan bisnis Anda pada WhatsApp Business App, tetapi Anda tidak bisa menggunakan nomor yang sudah pernah terdaftar pada WhatsApp biasa Anda. Jadi, walapun Anda bisa memiliki WhatsApp dan WhatsApp Business App pada satu device, penggunaan keduanya akan mengharuskan Anda menggunakan dua nomor yang berbeda. Selanjutnya, saat proses pembuatan akun dan verifikasi selesai, Anda akan diminta untuk mengatur business profile Anda. Anda akan diminta untuk mengisi detil informasi mengenai bisnis Anda seperti nama, alamat, dan nomor telepon sebagai representasi atas bisnis Anda.

Dari WhatsApp Business App, Anda akan mendapatkan berbagai fitur tambahan seperti Quick Reply, Greeting Message, dan Conversation Label. Seperti pada WhatsApp biasa, Anda juga dapat mengirimkan broadcast messages kepada konsumen Anda mengenai penawaran terbaru yang ada pada bisnis Anda, namun itu juga terbatas hanya sampai ke 256 pelanggan saja.

Sayangnya, WhatsApp Business App hanya bisa digunakan melalui 1 perangkat yang terhubung dengan nomor yang terdaftar saja. Selain itu, Anda juga tidak akan bisa mendapatkan green tick untuk menunjukkan kelegitan bisnis Anda. Kekurangan yang ada pada fitur WhatsApp Business App melahirkan aplikasi yang menjadi “kakak” dari WhatsApp Business App, yaitu WhatsApp Business API.

WhatsApp Business API

WhatsApp Business API dapat dikatakan merupakan opsi utama untuk digunakan oleh bisnis karena servis WhatsApp yang satu ini akan memberikan Anda penanganan ekstra dalam berhadapan dengan konsumen yang jumlahnya besar. Sebelum berkenalan lebih lanjut dengan WhatsApp Business API, yuk cari tahu apa itu API!

API merupakan singkatan dari Application Programming Interface, sebuah sistem perangkat lunak yang memungkinkan server untuk menghubungkan dua/ lebih sistem atau aplikasi secara bersamaan. Lebih lengkapnya bisa Anda baca di sini.

WhatsApp Business API tidak bisa Anda dapatkan secara gratis. Anda perlu berlangganan WhatsApp Business API melalui bentuk kerja sama dengan WhatsApp Business Solution Providers (BSPs), sekumpulan mitra WhatsApp dan Facebook dari berbagai negara di dunia, yang telah dipercaya menjadi penyedia WhatsApp Business API dalam rangka memaksimalkan percakapan antara pelaku bisnis dengan pelanggan. Oleh karena itu, proses pembuatan akun dan interface bagi bisnis Anda nantinya akan dibantu oleh WhatsApp BSP pilihan Anda sehingga nantinya bisnis Anda dapat memaksimalkan benefits yang ditawarkan dari WhatsApp Business API.

Menceritakan benefits kurang ideal rasanya jika kita tidak membahas fitur yang ditawarkan WhatsApp Business API yang tidak bisa Anda dapatkan pada WhatsApp Business App dan WhatsApp biasa. Dengan adanya WhatsApp Business API, Anda memiliki kebebasan dalam mengintegrasikan berbagai messaging channels ke dalam dashboard yang Anda miliki sehingga memberikan Anda kemudahan ekstra dalam melayani konsumen yang mengontak dari berbagai platform.

Selain itu, saat pertanyaan yang ditanyakan konsumen merupakanyang umumnya ditanyakan, Anda juga akan mendapatkan fitur kolaborasi human-chatbot yang akan membantu Anda menjawab konsumen dalam hitungan detik. Lalu bagaimana jika ada konsumen yang menghubungi Anda di luar jam kerja? Jangan khawatir, WhatsApp Business API dilengkapi dengan auto-responder untuk membalas pesan dari konsumen Anda secara otomatis sesuai dengan keinginan Anda.

Tidak seperti WhatsApp Business App, WhatsApp Business API juga memberikan Anda akses tanpa batas yang artinya Anda dapat mengakses akun yang dimiliki dari lima, sepuluh, dan bahkan ratusan device. Hal ini memungkinkan Anda untuk memanfaatkan multi agent yang akan membantu bisnis Anda menjawab segala pertanyaan dan keluhan konsumen dengan lebih efisien. Sebagai pelengkap, WhatsApp Business API juga akan memberikan Anda green tick yang akan meningkatkan kredibilitas bisnis Anda di mata konsumen. Hebatnya lagi, semua fitur di atas dapat dikustomisasi dan disesuaikan secara penuh sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda masing- masing.

Sudah mengetahui WhatsApp jenis apa yang Anda butuhkan?

Melihat ketiga servis yang dihadirkan WhatsApp, tentunya semuanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Fitur-fitur yang dihadirkan disesuaikan dengan kebutuhan Anda, baik untuk pribadi maupun aktivitas bisnis Anda. Jika Anda menginginkan sesuatu yang berbeda dan meningkatkan customer experience bagi konsumenAnda, WhatsApp Business API akan menjadi pilihan yang menarik. Tunggu apa lagi, sudah saatnya bisnis Anda mencoba! Hubungi kami untuk mencari tahu lebih lanjut di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like