Lead Generation Hacks: 3 Strategi Meningkatkan Penjualan

Meningkatkan Penjualan

Salah satu langkah untuk meningkatkan penjualan bisnis Anda adalah menetapkan strategi pemasaran dengan membuat lead generation. Namun sebelumnya, Anda harus mengetahui lebih dahulu apa itu lead generation. Dalam dunia digital marketing, lead generation adalah suatu cara atau proses untuk menarik dan mengubah audience menjadi seseorang yang menunjukkan ketertarikan minat pada produk atau layanan perusahaan Anda. Maka dari itu, dapat ditarik pemahaman bahwa prioritas utama setiap marketer adalah menghasilkan leads. Namun, langkah apa yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan lead generation dengan tepat? Kami akan membantu Anda dalam artikel ini.

Strategi 1: Optimalkan Situs Web Anda Untuk Pengguna Seluler

Memulai situs web adalah salah satu rahasia yang dapat dilakukan pelaku bisnis untuk memberitahu audience terkait keberadaan bisnis Anda sekaligus meningkatkan penjualan. Namun dalam membuat situs web, sebuah brand harus memperhatikan beberapa hal, diantaranya yakni akses situs website melalui telepon seluler. Hal ini didukung dengan fakta bahwa lebih dari 50 persen pada web traffic datang dari pengguna seluler. Mengapa demikian? Karena mengakses internet melalui telepon seluler sangat mudah dan bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun.

Sebagai langkah awal, Anda dapat mulai mengoptimalkan situs web Anda agar dapat diakses dengan mudah oleh pelanggan (mobile-friendly). Brian Clayton, seorang CEO di Greenpal menyebutkan bahwa setelah bisnisnya melakukan rebuilding site, ia mendapati sebanyak 82%audience mengunjungi situs-nya melalui seluler. Situasi ini juga didukung dengan riset yakni jika situs web Anda tidak mobile friendly, pengunjung 5 kali lebih mungkin untuk meninggalkan website, tanpa mempunyai prospek menjadi lead generation.

Mengoptimalkan penggunaan dan kualitas situs web juga dapat menunjukan bahwa bisnis Anda sangat memperhatikan kenyamanan dan kemudahan pelanggan, yang mana merupakan salah satu indikator dalam customer experience.

Strategi 2: Hasilkan Content Engagement

Pada era ini, hampir seluruh marketer B2B dan B2C membuat konten untuk kegiatan pemasaran. Content Engagement adalah istilah yang banyak digunakan di lanskap digital marketing. Konten yang dibuat dengan baik dapat membuat audience lebih dekat dengan sebuah brand sehingga menghasilkan tingkat engagement yang tinggi.

Apa yang harus diperhatikan agar dapat menghasilkan content engagement yang tinggi dan berhasil dalam meningkatkan penjualan? Terdapat beberapa kriteria yang mempengaruhi ketertarikan seseorang sekaligus menjadikannya potential customer, yaitu:

  • Adanya relevansi dengan konten yang disajikan. Agar dapat menghasilkan konten yang relevan dengan audience, bisnis harus selalu dapat menganalisa dan up-to-date terhadap hal yang sedang menjadi perbincangan hangat di target geografis pasar Anda;
  • Konten yang disajikan harus memiliki nilai entertainment, yakni menarik dan menghibur audience;
  • Dan yang paling penting, konten yang disajikan harus menjawab permasalahan atau kebutuhan audience. Konten yang dimaksud dapat berupa artikel yang berisi manfaat dan penjelasan produk dengan bahasa yang mudah dipahami.

Strategi 3: Call To Action

Setelah Anda melakukan kedua strategi tersebut, ada hal paling penting yang harus diperhatikan, yaitu Call to Action (CTA). Kedua strategi tadi tidak dapat meningkatkan penjualan, jika Anda tidak menggunakan CTA yang tepat. CTA sendiri merupakan komponen krusial pada setiap landing page atau website. CTA dapat berupa link ataupun kode QR yang akan menghubungkan Anda dengan leads. Kehadiran CTA sejalan dengan kebutuhan 2.14 miliar konsumen digital dalam kemudahan bertransaksi.

Salah satu jenis CTA yang dapat Anda aplikasikan adalah closing the sales, yakni jenis CTA yang berfokus pada penjualan. Singkatnya, Anda ingin pelanggan melakukan pembelian melalui CTA yang dihubungkan dengan saluran komunikasi yang Anda miliki. Pada era pemasaran digital, terdapat beragam saluran komunikasi yang bisa digunakan untuk media CTA, salah satunya adalah aplikasi pertukaran pesan. Kami menyarankan untuk menjadikan WhatsApp sebagai saluran komunikasi bisnis Anda.

Mengapa WhatsApp?

Diketahui memiliki dua miliar pengguna aktif, membuat WhatsApp menjadi salah satu aplikasi yang terdapat di mayoritas pengguna seluler. Hal ini memudahkan calon konsumen yang akan menghubungi Anda, karena tidak perlu mengunduh aplikasi lain untuk berkomunikasi. WhatsApp juga telah dilengkapi dengan fiturEnd-to-End Encryption untuk memastikan pesan yang dikirim menggunakan WhatsApp hanya dapat dilihat oleh pengirim dan penerima pesan.

Tidak seperti SMS atau Email, kesuksesan pemasaran akan lebih mudah didapatkan jika bisnis menggunakan WhatsApp. Hal ini dikarenakan WhatsApp memberi keleluasaan dalam mengirimkan pesan penjualan serta mendukung pengiriman dan penerimaan pesan dalam bentuk media, baik audio maupun visual secara real-time.

WhatsApp adalah media komunikasi yang powerful. Tidak lagi hanya menjadi komunikasi untuk pribadi, Pada tahun 2018, WhatsApp juga telah menawarkan beberapa layanan lainnya untuk bisnis, yakni WhatsApp Business dan WhatsApp Business API. Hal ini sebagai bukti bahwa WhatsApp mendengar kebutuhan pelaku bisnis.

Maksimalkan Komunikasi Bisnis Dengan WhatsApp Business API

WhatsApp Business API memungkinkan komunikasi dalam skala besar, serta dapat diintegrasikan ke berbagai sistem. Kondisi ini hadir sebagai solusi pengiriman pesan yang luas di sebuah perusahaan terhadap konsumen. WhatsApp Business API juga dapat diakses oleh banyak pengguna dalam waktu bersamaan, sehingga Anda dapat mengalokasikan pesan pada setiap agen secara merata. Fitur ini menjadikan misi Anda dalam meningkatkan penjualan bukan hanya angan belaka.

Lebih lagi, bisnis juga dapat menciptakan customer experience yang baik karena mampu memberikan tanggapan dengan cepat, sehingga dapat dinilai responsif oleh pelanggan. Manfaat lain dari penggunaan WhatsApp Business API bagi pelaku bisnis adalah terdapat kesempatan untuk mendapatkan loyalitas konsumen melalui pemilihan saluran komunikasi yang tepat.

Jika Anda menginginkan keberhasilan kenaikan lead generation untuk meningkatkan penjualan setelah mengoptimalkan situs web yang mobile-friendly dan tingginya content engagement, maka penggunaan WhatsApp Business API harus disegerakan. WhatsApp Business API dapat menjadi perantara antara Anda dengan leads yang sudah jelas menjadi potensial customer Anda. Selain itu melalui Qiscus Multichannel Chat, memungkinkan Anda untuk mengintegrasikan WhatsApp Business API dengan saluran komunikasi bisnis lainnya yang Anda miliki sehingga penggunaan waktu akan lebih efektif.

Apakah Anda sudah siap untuk memulai? Qiscus telah siap untuk menawarkan cara termudah dan terbaik dalam mengaktifkan dan menjalankan WhatsApp Business API. Jika dirasa ada yang membingungkan, kami dengan senang hati bersedia untuk berdiskusi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like